Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Tuesday, Sep 16th

Last update:12:28:51 AM GMT

You are here: Nabi dan Rasul Muhammad saw Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya - Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya 3
Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya

Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya 3

Indeks Artikel
Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya
Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya 2
Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya 3
Fisik Nabi saw : Bagian Lainnya 4
Semua Halaman

Ukuran Tinggi Nabi Muhammad saw

Diriwayatkan dari Rabi'ah bahwa ia pernah mendengar Anas bin Malik mensifati ciri-ciri fisik Rasulullah saw. Saat itu, Anas berkata, "Beliau adalah orang yang berperawakan sedang. Tidak terlalu tinggi, juga tidak terlalu pendek." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

Al-Bara' menyatakan, "Rasulullah adalah sosok yang tidak pendek, juga tidak tinggi." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan Al-Baihaqi) 

Masih dari Al-Bara', "Rasulullah itu orang yang berperawakan sedang." (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, dan At-Tirmidzi) 

Ibrahim bin Muhammad menerima berita dari putra Ali bin Abi Thalib, ia berkata, "Ketika Ali bin Abi Thalib mensifati fisik Rasulullah, ia menyebutkan bahwa postur beliau tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek._Beliau termasuk orang yang berperawakan sedang." (HR. Al-Baihaqi, liha: juga Kitab Tarikh Baghdad)

Dari Al-Hasan, bahwa pamannya Hindi berkata, "Rasulullah itu perawakannya lebih tinggi dari orang yang berperawakan sedang, dan lebih pendek dari orang yang berperawakan tinggi kurus." (HR. Al- Haitsami dan Ibnu Katsir)

Aisyah menuturkan, "Di antara sifat fisik Rasulullah adalah ketika Rasulullah sedang berjalan bersama orang banyak, tidak ada seorang pun yang lebih tinggi dari beliau. Mungkin ada dua orang pria yang dikenal berperawakan tinggi, tetapi ketika bersama beliau, terlihat bahwa perawakan beliau lebih tinggi dari keduanya. Baru kemudian setelah dua pria itu berjauhan dengan beliau, orang-orang melihat keduanya sebagai orang yang berperawakan tinggi, sementara Rasulullah berperawakan sedang." (HR. Al-Baihaqi dalam Dala'il An-Nubuwwah dan As-Suyuthi dalam Al-Khasha'ish Al-Kubra)

Kulit Nabi Muhammad saw

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, "Rasulullah adalah orang yang telapak tangannya paling halus. Saya belum pernah menyentuh kain sutera yang lebih halus daripada halusnya telapak tangan beliau." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan Ath-Thabari) 

Dari Utsman bin Abdul Malik, ia mendapat kabar dari pamannya yang termasuk pengikut Ali dalam Perang Shiffin, dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, "Rasulullah itu kulitnya halus dan lembut." (HR. Ibnu Sa'ad)

Warna Kulit Nabi Muhammad saw

Anas bin Malik menceritakan, "Wama kulit Rasulullah putih berkilau, tidak hitam kusam dan tidak putih tulang." (HR. Ath-Thabari)

Abu Hurairah menuturkan, "Rasulullah berkulit putih bagaikan kepingan-kepingan perak." (HR. As- Suyuthi dalam Al-Jami' Ash-Shagir dan AzZabidi dalam Ithaf As-Sadah Al-Muttaqin) 

Sedangkan Ali bin Abi Thalib meriwayatkan, "Rasulullah itu berkulit putih kemerah-merahan." (HR. Ibnu Hibban, Al-Baihaqi, dan Ibnu Sa'ad) 

Diriwayatkan dari Anas, ia berkata, "Rasulullah itu kulitnya berwarna sawo matang." (lihat Kitab Syarh Asy-Syama'il dan Al-Hindi dalam Kitab Kanz Al-' Ummal). Kualitas hadits ini tidak shahih karena isinya bertentangan dengan hadits-hadits yang lain.

Masih dari Anas, ia berkata, "Rasulullah adalah orang yang warna kulitnya paling bagus." (HR. Ath- Thabari dan Ibnu Katsir)