
Diriwayatkan bahwa :
Rasulullah saw, mengucapkan takbir, lalu turun untuk sujud (HR.Al Bukhari dan Muslim)
Hal ini beliau perintahkan kepada orang yang shalatnya tidak betul. Beliau bersabda :
“Tidaklah sempurna shalat salah seorang di antara manusia, sehingga ia mengucapkan............Mudah-mudahan Allah mendengarkan (memperhatikan) orang yang memuji-Nya, sampai ia berdiri tegak lurus, kemudian mengucapkan....... Allah Maha Besar, lalu sujud, sehingga tulang sendi-sendinya menjadi tenang. (Abu Daud dan Al-Hakim, dishahihkan dan disepakati oleh Adz-Dzahabi)
Diriwayatkan bahwa : apabila beliau hendak sujud, maka beliau mengucapkan takbir dan meregangkan kedua tangannya dari kedua sisi tubuhnya. Kemudian sujud (diriwayatkan oleh Abu Ya’la di dalam Musnadnya (nomor 284/2) dengan sanad yang jayyid dan Ibnu Khuzaimah (1/79/2) dengan sanad lain yang shahih.
Diriwayatkan bahwa ;
Kadangkala beliau mengangkat kedua tangannya apabila beliau hendak sujud. (An-nasa’i, Ad-daraquthni dan Al-Mukhlish di dalam Al-fawa’id (1/2/2) dengan dua sanad yang shahih.
Sujud Dengan Bertelekan Kepada Kedua Tangan
Diriwayatkan bahwa :
Beliau meletakkan kedua tangannya di atas tanah sebelum kedua lututnya. (Ibnu Khuzaimah (1/76/1, Ad-Daraquthi dan Al-hakim, dishahihkan dan disepakati oleh Adz-Dzahabi.)
Hal ini beliau perintahkan. Beliau bersabda :
“Apabila salah seorang di antara kamu sujud, maka janganlah ia berlutut seperti berlututnya unta, dan hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya. (Abu Daud dan Ahmad dengan sanad yang shahih.ketahuilah bahwa letak perbedaan unta di dalam meletakkan kedua tangan sebelum kedua lutut adalah karena unta lebih dahulu meletakkan kedua lututnya yang berada pada tangannya, sebagaimana yang disebutkan dalam Lisanu’l’Arab dan kitab-kitab bahasa lainnya.)

Dan Beliau bersabda :
“Sesungguhnya kedua tangan itu bersujud sebagaimana bersujudnya wajah. Oleh karena itu apabila salah seorang di antara kamu meletakkan wajahnya, maka hendaklah ia meletakkan kedua tangannya (juga), dan apabila ia mengangkatnya, maka hendaklah ia pun mengangkat keduanya. (Ibnu Khuzaimah (1/79/2), Ahmad dan As-Siraj, dishahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi)
Diriwayatkan bahwa ;
“Beliau bertelekan kepada kedua telapak tangannya sambil melebarkannya.(Abu daud dan Al Hakim, dishahihkan dan disepakati oleh Adz-dzahabi). Beliau merapatkan jari-jari kedua telapak tangannya. Dan mengarahkannya kehadapan kiblat. (Al-Baihaqi dengan sanad yang shahih. Menurut Ibnu Abi Syaibah (1/82/2) dan As-Siraj bahwa pengarahan jari jemari itu dari jalan lain.
Diriwayatkan bahwa :
Beliau meletakkan (kedua telapak tangannya) setentang dengan kedua bahunya. (Abu Daud dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu ‘l-Mulaqqin (27/2)
| 10. Itidal< Sebelumnya | Berikutnya >11.a Doa - doa Sujud |
|---|









