
Ibadah di dalam Islam tidak disyari’atkan untuk mempersempit atau mempersulit manusia, dan tidak pula untuk menjatuhkan mereka di dalam kesempitan. Akan tetapi, ibadah itu disyari’atkan untuk berbagai hikmah yang agung, kemaslahatan besar yang tidak dapat dihitung jumlahnya.
Pelaksanakan ibadah dalam Islam adalah mudah. Di antara keutamaaan ibadah, bahwasanya ibadah menyucikan jiwa, membersihkan hati, dan mengangkatnya ke derajat tertinggi menuju kesempurnaan manusia.
Ref : Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Dalam bagian Ibadah ini di bagi menjadi
Thaharah menurut bahasa adalah bersih atau suci dari berbagai kotoran. Sedangkan menurut istilah adalah menghilangkan hadats, yakni menghilangkan sesuatu yang melekat pada badan sebagai penghalang (bagi sahnya) shalat atau yang semisalnya dan menghilangkan najis dari badan seorang muslim, pakaiannya juga tempatnya.
| Berikutnya >SUNNAH-SUNNAH FITHRAH |
|---|










Ketokohan ilmuwan Islam yang bernama lengkap Muhammad bin Zakaria ini memang sukar ditandingi dalam dunia pengobatan. Ia yang lebih populer dipanggil Al Razi ini adalah orang pertama membuat jahitan...
Istilah algoritma, mungkin bukan sesuatu yang asing bagi kita. Ditinjau dari asal-usul katanya, kata ‘Algoritma’ mempunyai sejarah yang agak aneh. Orang hanya menemukan kata Algorism yang berarti...
Nama lengkapnya Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi. Namun salah satu ilmuwan Muslim terbaik yang pernah ada ini lebih dikenal sebagai Ibnu Al-Baitar. Dia dikenal seba...